Teologi Ikhlas versus Kezaliman
Sikap ikhlas merupakan aksi politik menggunakan perspektif profetik yang mengelola potensi kekuatan dengan serba keterbatasan di dalam keadaan yang sangat berat, menang melawan kezaliman.
Sikap ikhlas merupakan aksi politik menggunakan perspektif profetik yang mengelola potensi kekuatan dengan serba keterbatasan di dalam keadaan yang sangat berat, menang melawan kezaliman.
Gagasan Prof. Dr. Din Syamsuddin tentang “Darul Ahdi wa Syahadah” sebagai suatu pemikiran politik dalam konteks ke Indonesiaan adalah sebuah langkah maju dan modern, serta kontekstual dengan kondisi Indonesia ke kinian.
Bangsa Yahudi berkonsentrasi di Wadil Qura, Fadak, Taima, Khaibar dan Madinah. Bangsa Parsi melindungi mereka untuk dipergunakan nantinya menyerang Palestina.
Kekuasaan demokrasi sebagai semangat reformasi diharapkan tetap berada dalam koridor, jadi bukan karena kebencian maupun syndrome kekalahan pemilu.
Rasulullah tidak diragukan lagi adalah seorang guru dan pendidik yang ulung. Beliau adalah gurunya para guru, dan modelnya para model yang merupakan contoh ideal bagi umat manusia.
Agama bukanlah simbol, tapi untuk memelihara kehidupan kita yang diciptakan oleh Yang Maha Hidup. Kenikmatan hidup dirasakan ketika keyakinan kepada agama diiringi dengan menjalani hidup di bawah aturan agama.
belajar dari sejarah politik state-polis yang dibangun Muhammad S.A.W di Madinah, mengajarkan kepada kita tentang bagaimana tujuan utama dari demokrasi itu sendiri.
Umat Islam yang menjadikan kekerasan sebagai bentuk aktualisasi Islam, jelas bertentangan dengan prinsip hidup dan cara pendekatan dakwah Nabi
Masuknya Islam ke Minangkabau seperti ditulis Hamka, semenjak tahun 52 Hijriah, 42 tahun setelah wafatnya Nabi pada 632 M. Salah satu tanda keberadaan Islam itu adanya kampung orang Arab di Pariaman. Nama Pariaman berasal dari bahasa “Barri Aman”, yang berarti tanah daratan yang aman sentosa, yang dikutip Hamka dari Almanak Tiongkok (Hamka;1982,4).
movitasi yang mendorong terjadinya radikalisme dan terorisme itu bukanlah agama dan ataupun semagat religius takfir. Akan tetapi, lebih sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah yang cenderung korup dan tidak bersikap adil terhadap masyarakat maupun kelompok-kelompok sosial yang menjadi korban kebijakan negara.