Home > Literasi Media
Gambar oleh edar dari Pixabay

Perkembangan Radikalisme di Media Sosial

~ Dr. Abdullah Khusairi, MA Gerakan radikal berkembang melalui media sosial. Perkembangan ini memiliki hubungkait dengan kecerdasan seseorang dalam memahami watak media sosial. Mereka yang mudah terpengaruh dan mudah terpapar, biasanya mereka membutuhkan sandaran kebenaran yang sedang diperjuangkannya. Ketika kebutuhan itu terpenuhi, gelora perjuangannya menjadi-jadi hingga melewati batas kepatutan. Saat itulah gerakan

baca selanjutnya
Gambar oleh Haynie C. dari Pixabay

Disrupsi Media Massa

~Dr. Abdullah Khusairi, MA Zaman kemerdekaan sampai tahun 1980’an, pemilik-pemilik media adalah wartawan-pejuang dan pejuang-wartawan, sehingga idealismenya sangat kuat. Hari ini pemilik media kebanyakan tokoh-tokoh bisnis, yang banyak kepentingan dan sangat mudah ditekan oleh kekuasaan. Quo vadis press Indonesia. Demikian cuitan dari seorang tokoh lewat akun @RamliRizal. Maksud pernyataan ini dapat diambil

baca selanjutnya
Gambar oleh Thomas Ulrich dari Pixabay

Bijak Menggunakan Media Sosial

~ Abdullah Khusairi Tiba-tiba teman lama kita punya akun media sosial. Kita terhubung. Kita senang. Lama-lama tidak lagi. Kenapa? * Setiap orang punya jiwa jurnalistik, hanya saja tumbuh atau tidak, tergantung perkembangan selanjut. Jiwa itu tumbuh berkembang bisa disadari bisa tidak. Bila disadari, ia akan menjadi jurnalis dan mengembangkan bakat dan minat itu menjadi

baca selanjutnya
Presiden diwawancara wartawan - courtesy of setneg.go.id

Nilai Berita Pembantu Presiden

"Kenapa beritanya berkutat seputar ada atau tidaknya Putra Minang jadi menteri?" Pertanyaan ini muncul dari seorang dosen muda, Aidil Aulia dalam suasana ngopi pagi suatu hari. Pertanyaan itu akhirnya melebar tentang bagaimana media massa hari ini di tengah riuh media sosial. Atas pertanyaan Aidil, saya harus memaparkan, secara santai tentunya, tentang

baca selanjutnya
Gambar oleh Pete Linforth dari Pixabay

Tantangan Menuju Mitigasi Bencana Komunikasi

KEMAJUAN teknologi komunikasi telah membuka sekat-sekat komunikasi yang terjadi dalam masyarakat dunia selama berabad-abad karena keterbatasan peralatan. Sekarang berkat penemuan yang spektakuler umat manusia sudah dapat berkomunikasi langsung dalam jarak yang tak terbayangkan antara 100 hingga 50 tahun yang lampau. Banyak sekali kemudahan yang diberikan kepada masyarakat berkat penemuan-penemuan teknologi komunikasi

baca selanjutnya

Jurnalisme Wajah Baru di Media Cetak

MEDIA cetak sebagai medium paling tua di abad modern, menunggu kiprah jurnalisme dengan wajah baru. Ketika media elektronik lahir yakni radio dan televisi, guncangan segera mereda karena karakter antarmedium ini masih memiliki perbedaan (defferent) yang kuat. Media cetak bisa disimpan oleh pembaca sebagai bukti otentik sebuah dokumen, sementara radio dan

baca selanjutnya
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Memahami Watak Media Sosial

Oleh: Dr. Abdullah Khusairi, M.A. KINI kita telah tiba pada era yang telah mengubah cara berkehidupan. Kita telah jarang berciloteh di lapau-lapau. Kini kita tak perlu bersua sembari minum kopi, bertatap muka sekaligus dapat saling bersitatap mata. Kalaupun masih terjadi, kita justru autis dengan gadget di tangan. Hingga kita lupa dengan

baca selanjutnya
Matthias Schild dari Pixabay

Tentang Idealisme dalam Sebuah Amplop

HAMPIR setiap semester, hingga di berbagai pelatihan, selalu ada pertanyaan tentang amplop untuk wartawan. Saya harus menjelas panjang lebar tanpa lelah. Seperti melawan tembok kenyataan yang begitu tebal. Wartawan itu ditakuti dan disegani karena mata pena yang tajam. Inilah kekuasaan publik yang sulit dimiliki orang biasa. Menjadi wartawan berarti bisa memberitakan, hal

baca selanjutnya