Jurnalisme Lintang Pukang
Pada konteks ini informasi dicari, diolah, disiapkan, disiarkan hanya sekadar memuaskan ‘nafsu membunuh’ dari pada mendidik, menghibur, dan menjalankan kontrol sosial.
Pada konteks ini informasi dicari, diolah, disiapkan, disiarkan hanya sekadar memuaskan ‘nafsu membunuh’ dari pada mendidik, menghibur, dan menjalankan kontrol sosial.
Humas dan media tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling membutuhkan seperti dua sisi mata uang. Humas membutuhkan media, media membutuhkan humas. Humas perlu memahami seluk-beluk watak media, sebagai alat menyampaikan pesan. Media terus berkembang, Humas harus mengikutinya.
Inilah fenomena dunia netizen kita. Semakin hari, seperti ingin runtuh saja negara ini dibuatnya. Padahal, kenyataannya baik-baik saja.
Ciloteh lapau kita memang sudah berpindah ke media sosial. Apa saja dibicarakan tanpa kecuali. Mereka yang rasional memang mampu memberi warna tetapi yang emosional sungguh kadang-kadang keterlaluan. Karenanya, media sosial menjadi tidak tergunakan secara produktif jika tidak kita sadari. Hanya jadi ajang caci maki, sekedar tempat narsis, merasa hebat sendiri. Sementara ada pihak yang mendapat keuntungan financial dari kehadiran jejaring sosial tersebut.