[19] Yahudi: 1773 M Organisasi Internasional Berdiri

redaksi bakaba

Dalam perang Dunia I, tentara sekutu telah membawa pasukan Israil menyerang Palestina. Pada tahun 1916 Palestina diduduki Inggris.

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Gambar oleh TuendeBede dari Pixabay
Gambar oleh TuendeBede dari Pixabay

Tahun 1773 M atas inisiatif Rothschild, seorang Yahudi, sebuah pertemuan diadakannya di Jalan Bonden Strauss Frankfurt Jerman, pertemuan itu menelurkan deklarasi Frankfurt. Deklarasi Frankfurt disebut juga Protokol. Protokol terdiri dari 20 pasal. Inti dari Protokol itu adalah orang Yahudi harus mempunyai sebuah negara. Warga Yahudi terbesar itu ialah ras Etiopia (Yahudi Falasyas). Mereka pilih tempat Negara Yahudi itu di Etiopia.

Tahun 1897 M mereka melakukan pertemuan lagi di Basel, Swiss untuk menyempurnakan Anggaran Dasar (protocol) mereka. Ada perubahan utama pada anggaran dasar itu yaitu daerah yang mereka pilih sebagai wilayah Negara mereka ialah Palestina yakni bekas Kerajaan Israil Sulaiman Antiokhia di utara sampai Madinah di Selatan dan dari sungai Nil di barat sampai sungai Tigris di Timur dengan ibu kota Negara ialah Yeruzalem di dataran tinggi Zion.

Untuk memudahkan perjuangan, negaranya dinamakan Israil. Protokol tersebut dijadikan Protocol of Zion. Disebut juga gerakan kembali ke Bukit Zion. Dalam mengusahakan kembali ke Bukit Zion mereka mempergunakan dua KTP yaitu KTP Israil/Amerika; KTP Israil/Etiopia; KTP Israil/Eropah Timur dan lainnya.

Dalam perang Dunia I, tentara sekutu telah membawa pasukan Israil menyerang Palestina. Pada tahun 1916 Palestina diduduki Inggris. Kemudian 02.11.1917 M, Menteri luar negeri Inggris Arthur James Balfour mengatas namakan Negara Inggris membuat kesepakatan dengan Yahudi yang isinya Inggris dan sekutunya bersepakat akan membantu sepenuhnya berdirinya Negara Yahudi di Palestina sebagai mana tertera dalam Deklarasi Bazel. Kesepakatan ini dikenal dengan Deklarasi Balfour. Tentara Israel lalu bermukim di Palestina dan membentuk pemerintahan dengan dukungan sekutu.

Dari ringkasan sejarah itu, hal-hal terkait Yahudi tersimpul, antara lain: Di zaman Ya’kub dan Yusuf, Yahudi itu adalah istilah nama seseorang dari anak Ya’kub. Semenjak meninggalnya Yusuf sampai meninggalnya Sulaiman istilah Yahudi itu ialah satu suku dari 12 suku bani Israil.

Baca juga: [8] Yahudi: Great Diaspora

Setelah meninggalnya Sulaiman sampai pembuangan Babilon istilah Yahudi itu berarti satu Negara Yahudi di daerah Yudea. Semenjak Pembuangan Babilon sampai great diaspora istilah Yahudi itu berarti sekelompok orang-orang satu ras Yahudi dengan budaya dan agama tersendiri.

Setelah Great diaspora sampai terbentuknya Protocol of Zion Yahudi berarti agama Yahudi. Semenjak Deklarasi Basel sampai sekarang Yahudi berarti satu gerakan kembali ke Bukit Zion untuk membentuk satu Negara untuk orang yang beragama Yahudi dengan nama Negara Israil.

Sewaktu Yahudi berontak terhadap Sulaiman, orang Yahudi memakai melambang kesatuannya Bintang Daud (David Star) dengan membuat bintang segi enam dari dua buah segitiga yang diletakkan saling menghadap sehingga menjadi sebuah segi enam. Itulah lambang kesatuan Yahudi yang selalu mereka pakai.

Sewaktu kelompok Yahudi dikalahkan Babilon mereka sadari tidak ada Negara yang sebesar dan sekuat Israil di zaman Sulaiman. Sulaiman adalah penguasa dunia. Sulaiman adalah bangsa Yahudi. Kerajaan Israil itu didirikan oleh orang Israil lainnya yaitu Samuel. Samuel dan Sulaiman adalah adalah kesatuan penguasa dunia. Dengan Double S ($) dapat menjadi penguasa dunia. Ikon $ mereka pakai untuk lambang uang dolar.

Penulis ~ Asbir Dt. Rajo Mangkuto
Gambar oleh TuendeBede dari Pixabay

Advertisement
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Next Post

UM Sumbar: HUT RI ke-76 dan Biografi Samik Ibrahim

Sosok Samik Ibrahim yang penuh warna. Laki-laki kelahiran Agustus 1908 tersebut digambarkan sebagai saudagar sukses, pendidik, perintis Muhammadiyah dan TKR Angkatan Laut
Bedah Buku Samik Ibrahim di UM Sumbar