bakaba.co ~ Nama kampung, kawasan bahkan nama jorong di kabupaten/kota di Sumbar, sangat banyak yang sama. Misal Koto Baru, Koto Tinggi, Koto Gadang terdapat di kabupaten yang berbeda. Kenyataan itu sesuatu yang biasa, dan tidak pernah jadi tanda-tanya dan dipertanyakan. Berbeda halnya dengan kota Bukittinggi di Sumbar, Indonesia dan Bukit Tinggi di Pahang, Malaysia.
bakaba.co mencoba menyigi melalui mesin pencari google.com. Tidak ada data-data ditemukan, sejak kapan Bukit Tinggi yang ada di Pahang, Malaysia.
Justru yang terjadi, di mesin pencari www.google.com, www.yahoo.com, juga www.bing.com teks kota Bukittinggi dan Bukit Tinggi saling berebut muncul di halaman pertama.
Foto-foto berkaitan dengan kota Bukittinggi, Sumbar dan Bukit Tinggi, Pahang, tampil dengan nuansa yang berbeda.
Bukit Tinggi, Pahang
Pahang merupakan salah satu Negara Bagian dari 9 Negara Bagian yang ada di Malaysia. Bukit Tinggi yang ada di dalam wilayah Pahang, berdekatan dengan Genting Highlands. Bukit Tinggi adalah kota yang disiapkan sebagai daerah wisata dengan nama lain Berjaya Hills Resort. Konsep kota Bukit Tinggi ini terkenal dengan kampung tema Perancis: Colmar Tropicale.
Dalam materi informasi dan publikasi di media internet, Bukit Tinggi yang ada di Pahang, Malaysia, luasnya 4 km2, tidak jauh berbeda dengan kota Bukittinggi, Sumbar yang luasnya 5 km2. Begitu juga letaknya hampir sama, berada di ketinggian 900 mdpl. Posisi Bukit Tinggi sekitar 40 menit berkendara dari Kuala Lumpur.

Dari sisi iklim antara kota Bukittinggi dengan Bukit Tinggi mirip. Iklimnya sejuk dengan pemandangan alam perbukitan. Bukit Tinggi bernuansa Eropa, Perancis abad ke-18. Hampir semua design dan bangunan yang ada di kawasan ini mencirikan arsitektur France.
Untuk membangun brand dan imej, terlihat promosi dan publikasi begitu gencar dilakukan Bukit Tinggi. Media-media besar internasional pernah mengulas keberadaan kawasan resort wisata ini yang berujung pada meningkatnya kunjungan wisata ke Bukit Tinggi.

Apa saja yang ada dan ditawarkan Bukit Tinggi? Kota ini memiliki banyak tempat atau objek wisata yang menarik. Ada Colmar Tropicale, The Chateau Spa Resort, Bukit Tinggi Golf and Country Club, Meranti Park Suites, Japanese Tea Garden dan Taman Arnab.

Bukit Tinggi, Pahang terus melakukan pembenahan. Target yang ingin diraih terutama wisatawan internasional. Orang Indonesia juga menjadi target pemasaran.
“Sebenarnya tidak banyak tempat di Bukit Tinggi yang boleh dilawati. Dalam satu hari Anda boleh mengunjungi kesemuanya.” Begitu bunyi iklan ajakan yang terasa sederhana dan rendah hati.
Bukittinggi eks. Fort de Kock
Sementara kota Bukittinggi, yang 22 Desember 2017 nanti berulang-tahun ke-233. Dengan usia dua sepertiga abad lebih, dalam catatan sejarah, kota Bukittinggi demikian hebat.
Kota dengan landmark ‘Jam Gadang’ ini, dulu bernama Fort de Kock karena pernah diduduki kolonial Belanda. Sekarang Fort de Kock, eks. Benteng Belanda, dinukilkan sebagai nama salah satu objek wisata.
Selain Jam Gadang, yang dibangun tahun 1926, terdapat beberapa objek wisata yang ada dalam kota. Jarak satu dengan objek lainnya tidak berjauhan. Ada Kebun Binatang Kinantan, Taman Panorama (dengan Ngarai Sianok), Rumah Bung Hatta, Lobang Jepang, dan Taman Ngarai Maharam.
Ada pameo bagi wisatawan, belumlah ke Sumatera Barat jika tidak datang ke Bukittinggi.
Hari ini, dua kota dengan nama sama yang ada di dua negara bertangga: Bukittinggi, Indonesia dan Bukit Tinggi, Malaysia, nyata adanya.
» asra f. sabri