Musda X Golkar Sumbar: Weno dan Khairunnas Bersaing

redaksi bakaba

Helat Musda partai dengan ikon warna kuning akan memilih pengurus baru periode 2020-2025. Bursa calon Ketua mulai hangat. Muncul dua nama kandidat ketua: Weno Aulia Durin dan Khairunnas.

Bagikan
  • 22
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Musda X Partai Golkar Sumbar - courtesy fb Aguswanto
Musda X Partai Golkar Sumbar – courtesy fb Aguswanto

bakaba.co | Padang | Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumatera Barat menggelar Musyawarah Daerah X, Jumat-Sabtu, 6-7 Maret 2020 di Padang.

“Golkar harus mampu merebut kemenangan di Pilkada dengan calon kepala daerah yang diusungnya di beberapa daerah di Sumbar.”

Pesan itu disampaikan Wakil Ketua DPP Partai Golkar Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., saat membuka Musda Sumbar di Hotel Imelda Padang, Jumat, 7 Maret 2020.

Selain berbicara soal pemilihan kepala daerah di Indonesia, termasuk di Sumbar, Ahmad Doli Kurnia juga mengingat pengurus dan kader harus tetap solid dan bekerja menjalankan program yang sudah digariskan partai. Dan mendukung program-program pemerintah pusat.

Bursa Ketua

Helat Musda partai dengan ikon warna kuning akan memilih pengurus baru periode 2020-2025. Bursa calon Ketua mulai hangat. Muncul dua nama kandidat ketua: Weno Aulia Durin dan Khairunnas. Sebelumnya juga mengapung nama John Kenedy Aziz, anggota DPR-RI aktif. Tetapi Ajo JKA akhirnya mundur dari bursa calon dan mendukung Khairunnas.

Dari arena Musda semalam, Weno Aulia Durin, sekarang Bendahara Partai Golkar Sumbar, menguat informasinya akan maju menjadi calon ketua DPD Partai Golkar Sumbar. Weno sudah mendapatkan dukungan dari beberapa daerah pemilik hak suara.

Sebagai calon ketua, Weno menjanjikan akan kembali membawa partai menjadi pemenang dalam perhelatan politik, baik di Pilkada tahun ini, maupun pemilu legislatif 2024.

“Dalam waktu dekat akan ada pergelaran Pilkada. Golkar dorong kader terbaiknya untuk maju dan menjadi pemenang di Pilkada. Insya Allah, dan juga akan jadi juara lagi pada Pileg tahun ini.” kata Weno, putra Hasan Basri Durin, mantan gubernur Sumbar (alm).

Peserta Musda, Muhammad Hidayat, Bendahara Golkar Bukittinggi juga mendengar menguatnya dua figur Weno dan Khairunnas dalam bursa calon ketua Partai Golkar Sumbar.

“Dua sosok calon ketua yang muncul adalah kader partai, yang sudah tidak asing lagi dan sudah lama berkiprah di Partai Golkar,” ungkap Hidayat.

Hak Suara

Dalam Musda ini, Muhammad Hidayat menginformasikan, yang memiliki hak suara: setiap pengurus 19 kabupaten/kota di Sumbar satu suara, Pengurus DPP, Pengurus Demissioner, Dewan Pertimbangan Partai di tingkat provinsi, organisasi pendiri partai, organisasi sayap, serta organisasi yang didirikan oleh partai.

Hari Sabtu, 7 Maret 2020 ini, Musda X Partai Golkar Sumbar berlangsung dengan agenda laporan pertanggung jawaban pengurus demisioner, serta sidang-sidang pembahasan tatib pemilihan ketua.

~ rDa/bakaba

Bagikan
  • 22
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Next Post

Ketua MK: Tokoh Hebat Mesti Dilahirkan Fort de Kock

Universitas Fort de Kock kata Anwar Usman, harus membuka Fakultas Hukum agar dapat melahirkan para ahli dan praktisi hukum yang menguasai ilmu hukum. "Khususnya penguasaan ilmu hukum di bidang kesehatan,” kata Anwar Usman,
Ketua Mahkamah Konstitusi - Dr. H. Anwar Usman, SH, MH - foto - R - bakaba.co