Kampanye Damai KPU, Satu Paslon tidak Hadir

redaksi bakaba

“Jadi, tidak benar surat tersebut baru sampai. KPU Bukittinggi menyayangkan paslon nomor urut dua Erman Safar-Marfendi tidak hadir dalam deklarasi kampanye damai ini,” kata Heldo Aura.

Bagikan
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
KPU Bukittinggi gelar deklarasi kampanye damai foto fadhly reza
KPU Bukittinggi gelar deklarasi kampanye damai foto fadhly reza

bakaba.co | Bukittinggi | KPU Bukittinggi menggelar deklarasi kampanye damai serta penandatanganan pakta integritas penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Dari tiga pasang calon Walikota – Wakil Walikota, satu pasang calon yakni Erman Safar – Marfendi, tidak bisa hadir dan diwakili ketua tim pemenangan.

“KPU Bukittinggi perlu mensosialisasikan kampanye yang dilaksanakan oleh masing-masing paslon. Salah satu momentum yang kita laksanakan itu adalah deklarasi kampanye damai,” kata Ketua KPU Bukittinggi di acara deklarasi yang diadakan di Hotel Grand Royal Denai, Rabu, 14 Oktober 2020.

Heldo Aura, Ketua KPU Bukittinggi, foto fadhly reza
Heldo Aura, Ketua KPU Bukittinggi, foto fadhly reza

Deklarasi kampanye damai KPU dihadiri Forkopimda Kota Bukittinggi. Acara yang telah dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB terundur selama satu jam dikarenakan Forkopimda melakukan telekonferensi dengan Kementrian.

Ketua KPU Bukittinggi, Heldo lebih jauh mengatakan, deklarasi kampanye damai adalah pernyataan sikap dari masing-masing paslon yang ikut kontestasi pilkada dengan damai, aman, tertib, sejuk dan sehat.

Heldo Aura juga mengatakan, kegiatan ini merupakan tahapan sosialisasi kampanye yang damai tanpa ada gesekan antar pasangan calon yang ikut dalam kontestasi pilkada.

Ramlan Nurmatias tandatangani pakta integritas, foto fadhly reza
Ramlan Nurmatias tandatangani pakta integritas, foto fadhly reza

“Kita juga diinstruksikan oleh KPU-RI untuk menandatangani pakta integritas terkait penerapan protokol kesehatan,” ujar Heldo di hadapan sejumlah wartawan.

Para paslon yang hadir menandatangani pakta integritas serta berikrar menciptakan kampanye damai serta penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Irwandi tandatangani pakta integritas, foto fadhly reza
Irwandi tandatangani pakta integritas, foto fadhly reza

Tak Hadir

Pilkada Walikota – Wakil Walikota Bukittinggi ada tiga pasang yang maju yakni: M. Ramlan Nurmatias – Syahrizal (Nomor Urut 1), Erman Safar – Marfendi (Nomor Urut 2) dan Irwandi – David Chalik (Nomor Urut 3).

Paslon nomor urut 2: Erman Safar -Marfendi tidak bisa hadir. Ketua Tim Pemenangan Erman – Marfendi, Khairul Hamdi mengatakan, pagi tadi pihaknya sudah koordinasi dengan Ketua KPU Bukittinggi. Khairul Hamdi kepada bakaba.co mengatakan, surat undangan dari KPU Bukittinggi baru kemarin sore sampainya pada pukul 15.30 WIB.

Ketua Tim Pemenangan Erman - Marfendi, Khairul Hamdi, foto fadhly reza
Ketua Tim Pemenangan Erman – Marfendi, Khairul Hamdi, foto fadhly reza

Calon Wakil Walikota nomor urut 2; Marfendi, dalam kondisi kurang sehat. Sementara calon Walikota Erman punya kegiatan yang telah direncanakan jauh hari. “Saya punya pengalaman, tidak hari ini saja. Saya, sebelumnya, sudah konsultasi sama Heldo,” ujar Khairul pada bakaba.co

Menurut Heldo Aura, tidak hadirnya paslon nomor urut 2 berdasarkan informasi yang diterimanya dari Khairul Hamdi selaku Ketua Tim Erman Safar-Marfendi, Calon Wakil Walikota dalam kondisi kurang sehat, dan Calon Walikota sedang tidak berada di tempat.

Terkait surat KPU Bukittinggi yang dinyatakan baru sampai pada Tim Erman Safar-Marfendi, Selasa, 13 Oktober 2020, pukul 15.30 WIB dibantah Heldo Aura, Ketua KPU Bukittinggi. Surat untuk paslon pada Senin 12 Oktober 2020 sudah disampaikan.

“Jadi, tidak benar surat tersebut baru sampai. KPU Bukittinggi menyayangkan paslon nomor urut dua Erman Safar-Marfendi tidak hadir dalam deklarasi kampanye damai ini,” kata Heldo Aura.

| Fadhly Reza/bakaba

Bagikan
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Next Post

Prof. Fasli Jalal Kuliah Umum di UMSB

Terkait dengan pendidikan, Generasi Milenial memiliki kualitas yang lebih unggul, mempunyai minat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena menyadari pendidikan merupakan prioritas yang utama.
Prof. Fasli Jalal Kuliah Umum di UMSB