Waktunya Berhenti Nyinyir di Media Sosial

redaksi bakaba

Ini mengubah perspektif dan memperbaiki dari dalam diri. Sebab perubahan sejatinya tidak bisa cepat karena senjata nyinyir. Mungkin suatu waktu, diam adalah lebih baik. Gunakan akun media sosial sebaik-baiknya dari pada dibuat susah olehnya.

Gambar oleh www_slon_pics dari Pixabay
Gambar oleh www_slon_pics dari Pixabay
Dr. Abdullah Khusairi, MA.
Dr. Abdullah Khusairi, MA

~ Abdullah Khusairi

Nyinyir mengritisi untuk sebuah perubahan di era pemimpin banal adalah kesalahan terbesar. Puncak paling arif adalah diam. Membiarkan semuanya kebobrokan membusuk meruntuhkan banalitas yang terjadi.

Pernyataan di atas merupakan sikap apatis paling mungkin dilakukan ketika sebuah perubahan diharapkan cepat terjadi, ternyata tidak semudah dibayangkan. Membiarkan sebuah kekacauan hingga sampai hancur sendiri. Seperti membiarkan batu besar jatuh karena tidak ada kekuatan untuk menopangnya. Jika ditahan, siap-siap akan dilindasnya.

Pada sebuah kekacauan, ada sistem komunikasi yang macet, sehingga efek tidak terjadi sesegera mungkin. Kemacetan itu bisa dari seorang pemimpin, dari bawahan pemimpin, ada juga kemungkinan ketidakmauan dan ketidakmampuan. Mengritisi sebuah kekacauan hanya dapat dipandang sebagai kekacauan baru. Menambah keruh yang sudah keruh. Jadi, biarkan keruh itu lelah sendiri dan meredam secara alamiah.

Pandangan serupa ini biasanya dianggap pengecut bagi para pemberani menyambut batu besar jatuh yang siap menjadi tumbal sebuah perubahan. Juga bisa dipandang sebagai kaum apatis yang mengambil jalan penyelamatan dari pada ikut dilibas oleh batu besar itu.

Begitulah analogi jika nyinyir tanpa ada pertimbangan, sekalipun memperjuangkan sebuah perubahan dan kebenaran. Pada dasarnya setiap orang ingin melangkah menjadi lebih baik dalam berbagai perspektif kehidupan. Hanya saja, perubahan sering kali dipandang sebuah petaka bagi yang sedang menikmati kekuasaan.

Perubahan diharapkan terjadi bagi orang yang punya cita-cita untuk kebaikan, kepentingan sesama, serta kemajuan peradaban. Pada sisi lain, ada yang tak ingin berubah (status quo) menganggap tak perlu ada perubahan karena sudah menganggap sesuatu itu telah baik menurut pandangannya.

Kritisisme terhadap keadaan telah berkembang pesat seiring dengan berkembangnya saluran, kanal, media. Senyatanya itu bukanlah jaminan sebuah perubahan bisa cepat. Sebab ada kekuasaan yang dipegang oleh pemimpin-pemimpin yang tidak siap ada perubahan. Kritik dianggap mengganggu kemapanan.

Pemimpin yang tertutup cenderung membuat kemapanan itu berlangsung lama sehingga bisa menikmati kekuasaan. Pemimpin serupa ini cenderung menutup telinga untuk perubahan. Mereka ini tidak akan pernah sadar ada perubahan besar di luar tempat ia memimpin.

Sadar dan malu ketika ia jauh tertinggal karena tidak mau berubah. Seperti orang yang baru sadar, ternyata ia sedang tak berbaju di sebuah panggung.

Kini nyinyir berkembang mekar di media sosial. Apa-apa saja dituliskan. Sebagai pemilik akun, setiap orang bisa saja mengritisi, menyinyiri setiap kejanggalan keadaan sosial yang dilihat, dialami dan dirasakannya. Tetapi semua itu belum tentu bisa membuat perubahan secara cepat setelah nyinyir diluahkan ke media sosial. Bisa-bisa justru terbalik menjadi bahan bully kepada yang melakukan nyinyiran itu. Bisa dibenci, sekalipun itu kebenaran yang dinyinyirkan. Begitulah terbaliknya keadaan hari ini.

Hati-hati dalam nyinyir, ini penting. Jika tidak mau berurusan dengan kebencian, hukum, serta hal-hal yang bisa membuat hidup kita susah. Kekuasaan bisa berbuat apa saja dengan alasan bisa dibuat-buat jika diganggu. Kasus seorang yang menulis di lini masa tentang keluhannya diusir di sebuah masjid karena dianggap tidak pakai jilbab adalah pelajaran baru. Selain ada kasus-kasus sebelum ini.

Menjebak untuk sebuah bukti dari kemungkaran juga bisa disalahkan, oleh mereka yang terganggu atas jebakan tersebut. Beragam argumen yang keluar sehingga kemungkaran itu bisa menjadi benar, menjebak adalah pekerjaan yang keliru dan harus di‘bully’. Begitulah dahsyatnya media sosial hari ini. Bisa membolak-balik keadaan.

Media sosial dan media online bekerja sama dengan baik untuk menjalankan kuasa informasi mau ke mana hendak dijinjing. Kebenaran dibangun dengan berbagai model argumen, yang kadang-kadang memang terasa begitu dipaksakan. Oleh karena itu, perlu ada waktu berhenti untuk nyinyir di media sosial. Mendiamkannya, lalu fokus meningkatkan kearifan diri, merenungi perjalanan, menargetkan pencapaian, serta meneguhkan cita-cita pada kehidupan.

Ini mengubah perspektif dan memperbaiki dari dalam diri. Sebab perubahan sejatinya tidak bisa cepat karena senjata nyinyir. Mungkin suatu waktu, diam adalah lebih baik. Gunakan akun media sosial sebaik-baiknya dari pada dibuat susah olehnya. Kecuali sudah siap mental, siap berkorban dan memiliki kepentingan umum untuk perubahan sosial. Catatan lain, kekuasaan tidak akan pernah punya toleransi yang cukup terhadap gangguan, sekalipun itu nyinyir di media sosial. Salam. **.

*Penulis, Dosen Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang
**Gambar oleh www_slon_pics dari Pixabay 

Advertisement
Next Post

Peta Dukungan KTP calon perseorangan Walikota Bukittinggi

Ada 11 tim dibentuk Bawaslu untuk pengawasan berkas syarat dukungan ketiga pasangan balon independen Pilkada Bukittinggi.
Yasrul Plt. Ketua KPU Bukittinggi

sikat88 warung168 cair138 rupiah138 abcslot gas138 sido247 bonus138 gebyar123 daget77 octoplay88 playbet88 monsterbola macaudewa vegashoki88 slot enterslots jakartacash 7meter 7winbet megahoki88 koinvegas omega89 cuan138 dragon77 infini88 selot138 liga slot emas138 grandbet panen88 bola138 pragmatic77 cso777 sbobet138 lucks77 tambang88 sepin99 garuda99 selot88 obor138 max77 dragon303 caspo777 emas168 ceriabet dolar138 bos88 javaplay88 cocol88 bosswin168 hoki99 super138 egp88 dewa89 viva99 qqpedia bigceme klikbet77 kingceme 77dragon gem188 receh88 planet88 lumbung88 ingatbola88 luck99 kaisar888 poker369 murah138 joker99 maxwin138 agen338 bonanza138 online138 ligaciputra slotid88 royalslot sonic77 hoki368 garuda138 luxury111 mild88 ligadewa zeus138 asialive88 roma77 idncash88 dewagg dewaasia vegas88 selot slot deposit dana joker123 138 slot sloto hoki138 star77 mega138 bonanza88 bet88 mantap168