Tour de Singkarak, antara Olahraga, Wisatawan dan Ekonomi
“Tahun depan, kita ulang lagi. Kami masyarakat Kerinci mengharapkan Pemerintah Sumatera Barat, untuk kita ulangi lagi TdS tahun depan di Kerinci,” kata Adirozal.
“Tahun depan, kita ulang lagi. Kami masyarakat Kerinci mengharapkan Pemerintah Sumatera Barat, untuk kita ulangi lagi TdS tahun depan di Kerinci,” kata Adirozal.
“Rute ini cukup menantang. Tapi indah. Saya tetap akan mempertahankan Yellow Jersey. Saya lega karena sudah delapan etape yang dilewati,” kata Jesse Ewart, dalam konfrensi pers di Painan, Pesisir Selatan.
Etape ini dimulai dari Kota Sungai Penuh, Jambi, menuju Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini merupakan rute krusial, bisa menentukan hasil secara umum TdS tahun ini.
Etape VI start di Dermaga Danau Singkarak terus ke Pintu Gerbang Saniang Baka, Singkarak Sumpur Hotel, Batipuh Selatan, Singkarak Polsek, Balai Kota Solok, Gunung Talang, Alahan Panjang, Surian, Muara Labuh.
Etape V dengan panjang lintasan 206,5 km, Rabu, 6 November 2019, berhasil dituntaskan Jonel Carcueva, terdepan mencapai finish dengan catatan waktu 5 jam 34 menit 33 detik.
Kawasan Kelok 44 bakal menjadi titik rute pembantaian
Posisi Ewart sebagai pemuncak klasemen sementara, terancam jika tak bisa memperbaiki atau minimal mempertahankan tren positif. Tidak menutup kemungkinan Yellow Jersey yang ia pegang sejak etape I, bakal lepas ke tangan Raileanu.
Etape IV, Selasa 5 November 2019, peserta TdS menghadapi lintasan dan medan yang sangat berbeda dibanding tiga sebelumnya. Tiga etape sebelumnya berkarakter cukup ekstrem. Banyak pendakian, penurunan dan tikungan yang tajam. Lintasan monoton.
Tour de Singkarak etape 3 juara masih didominasi pembalap luar negeri
Ada banyak nilai-nilai strategis yang hendak dicapai terutama dari sisi tourism, olah raga hingga ekonomi.