UMSB dapat Hibah Rp700 Juta

redaksi bakaba

“Pemerintah daerah memperhatikan persoalan pendidikan. Kami tidak ragu menghibahkan dana pemerintah untuk kepentingan dunia pendidikan di Kota Bukittinggi,” kata Walikota Bukittinggi

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Ramlan Nurmatias Serahkan dana hibah untuk UMSB
Ramlan Nurmatias Serahkan dana hibah untuk UMSB

bakaba.co | Bukittinggi | Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Kampus III Bukittinggi menerima dana hibah Rp700 juta. Hibah dari Pemda Bukittinggi tersebut digunakan untuk penuntasan pembangunan pagar kampus.

“Pemerintah daerah memperhatikan persoalan pendidikan. Kami tidak ragu menghibahkan dana pemerintah untuk kepentingan dunia pendidikan di Kota Bukittinggi,” kata Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, saat menyerahkan hibah untuk UMSB, Kamis, 9 Juli 2020.

Rektor UMSB Riki Saputra dalam acara itu mengatakan, dunia pendidikan memang perlu dukungan dan sinergitas dengan pemerintah. Sejak 2016, UMSB kampus III Bukittinggi mulai dibangun dan 2020 telah selesai gedung baru lima lantai bahkan telah dioperasionalkan.

“Tahun ini UMSB kembali ketiban rezki dalam rangka memperindah bangunan kampus. UMSB dapat dana hibah senilai tujuh ratus juta dari Pemko Bukittinggi untuk membangun pagar sekeliling kampus. Ini amat kami syukuri,” katanya.

Setelah membangun pagar, kata Riki, pihaknya berencana membangun mesjid di pelataran kampus. Diperkirakan butuh anggaran Rp2 miliar untuk membangun mesjid. Ditarget mesjid yang lokasinya di sebelah kanan kampus, bisa berdiri tahun 2021.

Baca juga: Rektor: Penerbit penting bagi Catur Dharma UMSB

Menurut Rektor UMSB, sekarang jumlah mahasiswa 2 ribuan. Keberadaan masjid sangat mendesak. Sekarang, ruang lokal yang dijadikan tempat beribadah.

Hibah Sejak 2017

Dana hibah yang bersumber dari APBD yang disalurkan Pemda Bukittinggi kata Ramlan, selain untuk UMSB, juga baru diserahkan untuk membangun MDTA di Kabun Pulasan sebesar Rp800 juta. Tahun 2020 juga ada hibah untuk mesjid di Aur Rp1 miliar, untuk mesjid Garegeh Rp2,750 miliar.

Sejak 2017 kata Ramlan, Pemko Bukittinggi sudah menghibahkan anggaran APBD Rp20 miliar untuk program pembangunan mesjid dan mushala.

Selain itu, Pemda juga sudah membangun gedung baru: 12 SD dan SMP di Bukittinggi. Masing-masingnya dianggarkan Rp6 miliar. Setiap sekolah dilengkapi bangunan mushala dengan anggaran Rp800 juta sampai Rp1 miliar.

Ketua Alumni UMSB bersama Rektor Dr. Riki Saputra
Ketua Alumni UMSB bersama Rektor Dr. Riki Saputra

“Sepanjang aturan membolehkan dan sesuai kemampuan keuangan daerah, Pemko Bukittinggi tidak akan ragu menghibahkan dana untuk kemajuan sektor pendidikan di Bukittinggi khususnya,” kata Ramlan.

Dalam kesempatan penyerahan hibah untuk UMSB, hadir Pimpinan Muhammadiyah Pusat Dr. H. Agung Danarto M.Ag. “Hibah yang diberikan nilainya sangat bermakna bagi persyarikatan. Ini merupakan dukungan yang nyata konkrit dari pemerintah daerah, Walikota Bukittinggi kepada persyarikatan, khususnya Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat,” kata Agung Danarto dalam amanatnya.

~ rel/bakaba

Advertisement
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Next Post

'RUU' HIP Hura Hura

“The greatest happiness of the greatest number is the foundation of morals and legislation” - Jeremy Bentham
RUU HIP Image by ibnuamaru from Pixabay