Home > minangkabau
Gambar oleh Tumisu dari Pixabay

Ihwal Tubo-Manubo

'TRADISI' Tubo-Manubo (Bahasa Indonesia: tuba, racun) jika dikaji-kaji menurut Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan adalah kajian tentang Warisan Budaya Tak Benda (The Intangible Cultural Heritage) Minangkabau. Apakah itu terkait pengetahuan tradisional, kearifan lokal, pengobatan tradisional, prilaku mistik tradisional dan lain-lain. Tujuannya tentu saja bukan untuk melestarikan kebiasaan menubo

baca selanjutnya
Photo by Hasimsyah . from FreeImages

Urang Siak: Tak Sekadar Santri

SEBUTAN Urang Siak masih dikenal dan masih sering digunakan oleh masyarakat Minangkabau. Sebutan itu orisinil milik penutur asli bahasa Minangkabau, digunakan untuk menyebut sosok elit agama di tengah masyarakat, atau untuk menyebut seseorang yang terhubung dengan tugas-tugas peribadatan dan upacara adat serta keagamaan di tengah masyarakat. Penggunaan istilah Urang Siak sangat

baca selanjutnya

Kerja Bersama Berantas Korupsi

Korupsi sebagai tindak kejahatan luar biasa, butuh kerja bersama untuk memberantasnya. "Tidak bisa korupsi dihilangkan jika mengandalkan satu atau dua lembaga hukum formal saja. Peran serta masyarakat dan lembaga pendidikan sangat penting". Langkah menghambat tumbuhnya prilaku korupsi dengan cara membiasakan prilaku dan tindakan positif. Setiap budaya yang ada di masyarakat, memiliki nilai

baca selanjutnya
Saiful Guci Dt. Rajo Sampono - bakaba.co

Sumando dan Malakok dalam Budaya Minang

Oleh Saiful Guci Dt. Rajo Sampono DALAM sebuah diskusi di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, muncul pertanyaan: Apakah lelaki yang di luar suku Minangkabau disebut juga sumando oleh kaum istri? Dan, apakah anak-anak yang ibunya di luar suku Minang bisa dimasukkan ke sistem matrilineal di Minangkabau? Sumando Sumando, dalam bahasa Minang artinya menantu laki-laki. Kata

baca selanjutnya
Kenangan di Sumatra Barat Books - bakaba.co

Kadar Wahabi Orang-orang Padri dalam catatan J.C. Boelhouwer (1831-1834)

Perang Padri Perang Padri! Inilah episode periode pertengahan sejarah Minangkabau. Perang ini merupakan puncak dari gejolak pembaharuan gelombang pertama di negeri seribu datuk di sekitar tahun 1803 hingga 1838. Mendengar dan membaca Padri, sebagian besar percakapan netizen di dunia maya sepertinya terhubung dengan radikalisme Wahabi di Saudi Arabia yang memicu perang saudara

baca selanjutnya
diskusi Komunitas Kato Balega

DIM Berpotensi Lenyapkan Matrilineal

Oleh : Emeraldy Chatra Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) menjadikan Minangkabau ‘bertampuk’. Dengan ‘tampuk’ itu kekuatan sel-sel Minangkabau akan mudah dikendalikan. Paham matrilineal yang terbukti dapat menjadi benteng bagi orang Minangkabau dalam mempertahankan tanahnya suatu ketika akan hilang. Demikian penggalan diskusi Komunitas Kato Balega, Padang, tadi malam (28/2/2019). Diskusi tiga jam lebih yang mengusung

baca selanjutnya

Pakaian Pangulu (1): Keris, Lambang Penyelesai Sengketa

bakaba.co ~ Pakaian kebesaran seorang Pangulu, pemimpin kaum, pemangku/pemegang adat/sako di Minangkabau, setiap bagian dan atribusinya memiliki makna, arti dan filosofi. Mulai baju, celana, selempang, deta atau penutup kepala, keris sampai ke terompa atau alas kaki. Dari semua itu, keberadaan keris sesuatu yang menarik untuk diketahui. Menurut paparan Yulfian Azrial dalam

baca selanjutnya

Niniak Mamak Minangkabau Prihatin atas Ranperda Nagari

bakaba.co, Agam ~ Rancangan Perda propinsi tentang Nagari di Sumbar yang tidak memperlihatkan semangat 'kembali ba-nagari' membuat prihatin niniak mamak yang berhimpun dalam Karapatan Niniak Mamak Minangkabau (KNMM). Keprihatinan itu tergambar dalam diskusi tentang Ranperda Nagari oleh para pengurus KNMM di sekretariatnya di Canduang, Agam, setiap minggu beberapa bulan terakhir. Pada rancangan

baca selanjutnya