Surau dan Epistemologi Minangkabau
Fungsi lain dari surau adalah tempat tinggal sementara anak dagang atau orang yang mampir. Kalau ada orang dalam perjalanan kemalaman, karena tidak ada hotel, boleh menumpang semalam dua malam di surau itu.
Fungsi lain dari surau adalah tempat tinggal sementara anak dagang atau orang yang mampir. Kalau ada orang dalam perjalanan kemalaman, karena tidak ada hotel, boleh menumpang semalam dua malam di surau itu.
Artinya, ada filsafat di Minangkabau, namun karya filsafat itu tidak ditulis di atas kertas atau medium lain karena kuatnya budaya lisan.
Kita perlu menyadari secara praksis sebenarnya epistemologi Minangkabau itu sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Orang Minang sudah punya filsafat ilmu pengetahuannya sendiri yang digunakan untuk memahami alam. Alam dijadikan guru.
Kato Nan Ampek tidak lagi menjadi domain yang penting bagi kebanyakan orang Minangkabau. Bahkan banyak yang tidak lagi memahami maknanya secara mendalam. Gerusan yang dibuat budaya global telah berhasil menjauhkan orang Minangkabau dari kearifan budayanya sendiri.