Sukses Fun Walk, Kadin Diminta Lebih Perhatikan UMKM

redaksi bakaba

UMKM Sumbar khususnya kuliner merupakan sektor potensial yang butuh sentuhan dan dukungan penuh dari Kadin Sumbar

bakaba.co | Padang | Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berusia 55 tahun. Memeriahkan HUT ke-55 induk organisasi dagang dan industri itu, Kadin Sumbar menggelar acara <span;>Fun Walk. Banyak sponsor mendukung, bertabur doorprize dan usaha kuliner dari UMKM Sumbar turut menikmati kemeriahan acara.

“Kadin Sumbar Sumbar tunjukkan mampu bersama-sama pemerintah daerah  memberikan peluang kepada pelaku usaha, termasuk UMKM. Kerjasama ini perlu dipertahankan untuk bisa membina, mendampingi dan memberdayakan UMKM Sumbar.”

Tanggapan itu disampaikan Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH, <span;>Jumat, 29 September 2023 di Padang.

Leonardy yang ikut mendukung acara Fun Walk Kadin Sumbar, 24 September 2023, m<span;>endorong Kadin Sumbar untuk lebih memperhatikan UMKM di Sumbar. Saat ini tercatat 593.100 unit UMKM di Sumbar. Dari jumlah itu, 90 persen diantaranya pelaku usaha mikro. “Pelaku usaha mikro ini perlu didorong untuk naik kelas,” ujar Leonardy.

Dalam pandangan Leonardy, UMKM Sumbar khususnya kuliner merupakan sektor potensial yang butuh sentuhan dan dukungan penuh dari Kadin Sumbar. Bagaimana Kadin Sumbar dapat membuat program dan kegiatan yang mendukung penuh keberadaan UMKM ini terutama kuliner. Karena produk kuliner Sumbar sudah terkenal dengan dua rasa: enak dan enak sekali.

“Jika Kadin Sumbar ingin fokus untuk kemajuan UMKM, Kadin bisa mengambil peran dalam membangun sinergi dan kolaborasi dengan semua stake holder terkait,” ungkap Ketua Badan Kehormatan DPD RI itu.

Pembinaan UMKM
Sebagai organisasi pelaku usaha, Kadin Sumbar menurut Leonardy bisa melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM. Usaha skala kecil butuh dibina dan didampingi agar bisa melakukan pengemasan serta penjaminan mutu produknya. Pembinaan UMKM jadi kunci dalam mensukseskan produk UKM menjadi berdaya saing.

Di samping itu, pendampingan dilakukan  Kadin agar UMKM memiliki legalitas dan perizinan lainnya. Jika dilakukan secara simultan, berkesinambungan, akan makin banyak pelaku UMKM Sumbar yang makin berkembang, naik kelas dan mampu menembus pasar ekspor.

Kadin juga harus mampu menciptakan peluang pasar, mendatangkan konsumen, mendampingi UMKM agar bisa ekspor atau upaya-upaya lain untuk membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan mutu produk dan transaksi mereka. “Termasuk memanfaatkan kemajuan IT dalam memasarkan produk UMKM,” kata Leonardy.

Dirasakan UMKM
Event Fun Walk Kadin Sumbar menggandeng UMKM dalam kegiatan sangat bagus. Kadin Sumbar baiknya ikut meramaikan booth UMKM itu, membeli dagangan mereka, berinteraksi sambil menyerap aspirasi mereka. “Dengan begitu Kadin makin dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM Sumbar,” ujar Leonardy selaku Ketua Dewan Penasehat Kadin Sumbar.

Acara Fun Walk dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, dilepas Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansarullah, SP. Cukup banyak  pihak yang <span;>sponsori seperti Bank Nagari, Jasa Raharja, Beasiswa Universitas Mohammad Natsir, Hotel Pangeran, juga dari Anggota DPD RI Leonardy Harmainy, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman, Irawati, Elly Yanti, Dewan Penasehat Kadin Sumbar Budi Syukur, Ketua Kadin Kota Padang Irvan Amran dan Zigo Rolanda.

rel | KBKDPDRI

Next Post

Wabah Pemilu 2024 Meningkatnya Politik Transaksional

Jika selama ini politik uang itu seperti "kentut", dimana baunya ada tapi susah dibuktikan, mari kita lawan "kentut" demokrasi tersebut dengan mengawal pemilu ini agar bersih dari politik uang
Pemilu 2024 | Gambar oleh Marc Hatot dari Pixabay