Rektor: Penerbit penting bagi Catur Dharma UMSB

redaksi bakaba

Riki Saputra mengatakan, pendirian UMSB Press bertujuan untuk menaungi para civitas akademika terutama dosen penulis dalam mempublikasikan tulisannya berbentuk buku dan monograf

Bagikan
  • 278
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rektor UMSB Dr Riki Saputra, MA, diacara peluncuran buku terbitan UMSB Press
Rektor UMSB Dr Riki Saputra, MA, diacara peluncuran buku terbitan UMSB Press, foto. istimewa

bakaba.co | Padang | Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) resmi memiliki penerbit dengan nama UMSB Press. Penerbitan merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di UMSB.

“Dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, peranan media penerbitan sangat penting. UMSB Press diharapkan tidak hanya dirasakan oleh civitas akademika UMSB, namun juga oleh masyarakat secara luas.”

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Dr. Riki Saputra menyatakan itu saat meresmikan berdirinya UMSB Press, Rabu, 13 Mei 2020 di Padang.

Riki Saputra mengatakan, pendirian UMSB Press bertujuan untuk menaungi para civitas akademika terutama dosen penulis dalam mempublikasikan tulisannya berbentuk buku dan monograf yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan masyarakat.

Media penerbit sangat penting dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Pertama, dalam bidang pendidikan, setiap mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa dituntut untuk dapat disusun secara sistematis dan akademis dalam bentuk buku ajar yang dapat dipublikasikan sebelum didistribusikan kepada mahasiswa.

Kedua, dalam bidang penelitian, para peneliti dituntut menyebarluaskan hasil penelitiannya agar dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh masyarakat melalui publikasi ilmiah berbentuk buku akademik, laporan penelitian, jurnal ilmiah dan monograf.

Ketiga, dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, salah satu metode yang dapat digunakan adalah menulis dan menerbitkan buku-buku populer yang menyorot berbagai isu dan topik yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.

Begitu juga dalam pengembangan dan pengamalan Al Islam dan Kemuhammadiyahan, UMSB banyak bersentuhan dengan media tulis dan publikasi yang mendorong kemajuan Muhammadiyah sebagai organisasi amar ma’ruf nahi mungkar.

Meski demikian, kehadiran UMSB Press yang dipimpin Vini Wela Septiana diharapkan dirasakan masyarakat secara luas, tidak hanya dirasakan oleh civitas akademika UMSB.

Rektor UMSB didampingi penulis Efri Yoni Baikoeni dan Vini Wela Septiana
Rektor UMSB didampingi penulis Efri Yoni Baikoeni dan Vini Wela Septiana, foto. istimewa

Buku Perdana

Dalam peresmian UMSB Press juga ditandai dengan peluncuran buku terbitan perdana berjudul “Parik Putuih dalam Hikayat: Warih Nan Bajawek. Pusako Nan Batarimo”.

Rektor UMSB menyambut baik diterbitkannya buku karya Efri Yoni Baikoeni, dosen UMSB dan Fahrial Ajisman, seorang praktisi dunia pertambangan batu bara di Kalimantan.

Pada waktu bersamaan diselenggarakan bedah buku secara virtual dengan menghadirkan narasumber dan penulis seperti: Dr. Zulqayyim, M.Hum, dosen Sejarah Universitas Andalas dan Brigjen (Purn) H. Maini Dahlan, tokoh masyarakat Parik Putuih di Jakarta.

Dengan kehadiran UMSB Press dengan motto “more you write, the better we publish” tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas menulis sehingga dunia penerbitan di Indonesia khususnya di Sumatera Barat dapat berkembang lebih maju.

~ WY/rel/bakaba

Bagikan
  • 278
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Next Post

Covid-19 Sumbar: Padang Rekor, 27 Orang lagi Positif

"Total sampai hari ini telah 371 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 32 orang lagi. Sembuh 3 orang, sehingga total sembuh 86 orang dan meninggal bertambah 2 orang
Gambar oleh muhammad rizky klinsman dari Pixabay