Program Teman KIP Dampingi KIP Kuliah

redaksi bakaba

“Program ini bertujuan membantu dan mendampingi proses penerimaan manfaat KIP-Kuliah, Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Program ini diberi nama ‘Teman KIP’.”

Bagikan
  • 114
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
KIP Kuliah - Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf saat peluncuran Program TemanKIP.
Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf saat peluncuran Program TemanKIP.

bakaba.co | Jakarta | Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama bersama Staf Khusus Presiden menggagas Program Teman KIP. “Program ini bertujuan membantu dan mendampingi proses penerimaan manfaat KIP-Kuliah, Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Program ini diberi nama ‘Teman KIP’.”

Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf menyampaikan itu dalam acara peluncuran Program Teman KIP di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Acara peluncuran Program Teman KIP dihadiri Dirjen Pendidikan Tinggi serta eselon 1 lainnya di lingkungan Kemendikbud dan Kementerian Agama.

“Program Teman KIP akan mengambil peran sebagai Pusat Informasi, Pusat Pendampingan, Pusat Pengaduan, dan Pusat Pengawasan berjalannya program KIP Kuliah,” ujar Aminuddin Ma’ruf.

KIP Kuliah

Pada tahun 2020 ini Pemerintah meluncurkan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Pada Rapat Terbatas kabinet, 12 November 2019, Presiden Joko Widodo meminta menteri terkait mengimplementasikan penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah agar tepat sasaran.

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk fokus meningkatkan pembangunan Sumberdaya Manusia melalui berbagai upaya cerdas.

Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) adalah salah satu upaya untuk membantu asa para siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Menurut Aminuddin, Presiden tidak ingin ada mahasiswa putus kuliah karena biaya pendidikan.
KIP Kuliah dibuat dengan skema arah kebijakan baru. KIP-Kuliah akan memberikan dana bantuan UKT kepada 410.000 mahasiswa. Dana KIP Kuliah 2020 akan diberikan kepada 200.000 mahasiswa baru dan dana bidik misi on going dan afirmasi PT kepada 267.000 mahasiswa dengan total anggaran Rp4,1 triliun yang bersumber dari APBN 2020.

Tepat Sasaran

Staf Khusus Presiden gugus urusan kelompok strategis, salah satunya adalah kelompok Mahasiswa. Menurut Aminuddin, perlu dibangun kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Kedua kementerian itu membawahi berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Peluncuran #temanKIP

Sebagai perwujudan misi Presiden untuk meningkatkan akses, keadilan, dan pemerataan kualitas pendidikan.

“Terkait implementasi KIP-Kuliah ini, kita bersama-sama menginisiasi program #temanKIP sebagai upaya untuk memastikan misi Presiden tepat sasaran,” ujar Aminuddin.

Lima Prinsip

Aminuddin menjelaskan, ada lima prinsip terkait program yang diluncurkan: Pertama: #temanKIP adalah sebuah kerja sosial bersifat kerelawanan untuk memastikan manfaat KIP-Kuliah sampai pada mereka yang berhak. Sebagai langkah afirmasi pemerintah untuk pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh rakyat indonesia.

Kedua: #temanKIP ingin memastikan informasi KIP-Kuliah terbuka, mudah diakses dan tepat sasaran. Ketiga: #temanKIP akan mendelegasikan koordinator disetiap kampus dari unsur mahasiswa untuk membantu memberikan informasi, pendampingan dan pengaduan KIP-Kuliah.

Keempat: #temankIP juga akan bersinergi dengan Rektorat Perguruan Tinggi Penyelenggara KIP Kuliah. Prinsip kelima: #temanKIP merupakan perwujudan pengawalan pemerataan akses dan kualitas pendidikan yang bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia dan diterima kepada mereka yang membutuhkan.

~ M. Khairul Huda/bakaba

Bagikan
  • 114
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Next Post

Pejabat Kota Galang Dukungan untuk Petahana

Sekda Pemko Bukittinggi Yuen Karnova tidak menjawab tindakan apa yang akan diambil terhadap PNS yang nama-namanya dilaporkan ke Bawaslu tersebut. "Saya sedang mempelajari persoalan ini," ujar Yuen Karnova.
Laporkan oknum pejabat - M. Ifra Fauzan, SHI, Kuasa Hukum Martias Tanjung - Taufik di kantor Bawaslu Bukittinggi