Markas dan Relawan PMI, Sumber Energi Pedati XII Bukittinggi

redaksi bakaba

Setiap pagi makanan diolah dan dimasak di markas PMI, dan dipastikan sudah siap didistribusikan kepada semua unsur kepanitian menjelang dzuhur.

Relawan PMI Bukittinggi foto ist.
Relawan PMI Bukittinggi foto ist.

bakaba.co | Bukittinggi | Puluhan panitia dan 2.500 relawan di balik suksesi Pedati XII Kota Bukittinggi, kompak berjibaku menggerakkan roda Pedati XII yang digelar dari 15 sampai 31 Desember 2022. Setiap hari, pengadaan dan distribusi kebutuhan nutrisi dan energi bagi ratusan orang yang berpartisipasi menggerakkan roda Pedati XII disiapkan. Bagaimana menyiapkannya?

Pertanyaan terkait konsumsi penggerak Pedati terjawab. Menjelang siang, terlihat beberapa relawan PMI Kota Bukittinggi sibuk menyalurkan nasi kotak komplit ke titik-titik event Pedati XII yang sudah ditetapkan panitia.

Menurut informasi yang diterima bakaba.co, Selasa kemarin dari Kepala Markas PMI Ahmad Jaiz, pemenuhan kebutuhan makan dan minum panitia dan relawan Pedati XII disiapkan sepenuhnya di markas PMI.

Berdasarkan  arahan Walikota Bukittinggi H. Erman Safar, S.H dan Ketua Umum Pedati XII Drs. Martias Wanto, MM, PMI Koto Bukittinggi diberi tugas khusus mendirikan dapur umum. “Di dapur itu kami menyiapkan kebutuhan makan dan minum kepanitiaan Pedati XII,” kata Jaiz.

Setiap pagi makanan diolah dan dimasak di markas PMI, dan dipastikan sudah siap didistribusikan kepada semua unsur kepanitian menjelang dzuhur.

Pengelolaan dapur umum dan menyiapkan konsumsi terdiri dari 10 orang relawan PMI dan dibantu 10 orang lagi dari relawan Tagana – Dinsos. Semuanya ada 20 orang.

“Tim dapur umum dituntut bekerja cepat dan akurat dari pagi hingga menjelang siang, semua kebutuhan makan-minum Panitia Pedati XII harus ready sebelum jadwal makan siang tiba,” kata Ahmad Jais.

Makanan hasil produksi markas PMI dikemas rapi dalam kotak berwarna maroon dan dikreasikan persis dengan hasil kemasan restoran, berikut lauk-pauknya.

Menjelang dzuhur relawan yang bertugas siap-siap mendistribusikan keempat titik event Pedati XII; di Jam Gadang, Lapangan Kantin, Panorama dan Benteng Fort de Kock. Setiap makanan sampai di lokasi  petugas melaporkannya melalui WAGs kepanitian.

Meski cukup sibuk mendukung menyiapkan kebutuhan konsumsi event Pedati XII, mobilitas PMI yang ditugaskan pada aksi Quick Response.tetap jalan. PMI tetap memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan. Termasuk layanan donor darah dan layanan ambulance.

PMI kata Ahmad Jaiz, menempatkan 2 unit ambulance untuk back up Pedati XII, yang satu stay di Tugu Polwan atau posisi yang ditentukan. Satu lagi mobile, bergerak memantau ke titik-titik event.

“PMI tetap bekerja sesuai profesionalasnya, tanpa terganggu oleh pekerjaan dapur umum yang sudah dirancang tupoksi kerjanya secara proporsional,” ujar Jais.

Ahmad Jaiz menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Walikota Erman Safar, yang telah mempercayakan pengelolan dapur umum kepada PMI. “Semoga ke depan PMI tetap dipecaya mengemban tugas seperti ini, juga di kegiatan-kegiatan lain,” kata Ahmad Jaiz, yang diamanahkan sebagai Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi.

ken | bakaba

Advertisement
Next Post

HUT Kota Bukittinggi ke-238: Fokus Pemberdayaan untuk Sejahterakan Warga

"Pemerintah daerah dengan dukungan penuh DPRD akan selalu berupaya selalu hadir di tengah mereka. Pemko berupaya membantu mereka, berupaya meringankan beban mereka dengan seluruh kekuatan finansial pemerintah," kata Erman Safar.
Walikota Bukittinggi, H Erman Safar, SH. di Rapat Paripurna DPRD Memperingati HUT Kota Bukittinggi ke 238 foto ist