Gubernur dan Danrem 031 Riau Baca Puisi

redaksi bakaba

Sebelum membacakan puisi Gubernur Riau berkomentar; “ini untuk kedua kali selama hidup saya baca puisi,” katanya, pertama baca puisi di TIM saat HPI 2016 kedua baca puisi di Panggung Toktan ini.

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Danrem 031 & Gubernur Riau baca puisi
Danrem 031 & Gubernur Riau baca puisi

bakaba.co | Pekanbaru | Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar dan Danrem 031 Wira Bima Riau Brigjen Infantri Muhammad Syech Ismed, membaca puisi di Panggung Toktan Pekanbaru dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Sumpah Pemuda. dan hari Pahlawan Nasional, Minggu, 1 November 2020 di depan Ketua LAM Riau, Raja Indragiri/mewakili Raja Nusantara, anggota DPRD Indragiri Hulu, para Budayawan, Ilmuwan dan Seniman.

Sebelum membacakan puisi Gubernur Riau berkomentar; “ini untuk kedua kali selama hidup saya baca puisi,” katanya, pertama baca puisi di TIM saat HPI 2016 kedua baca puisi di Panggung Toktan ini.

Awal acara dibuka dengan musikalisasi puisi oleh Qori Islami dengan judul Kopi Sekanak karya Rida K Liamsi, dilanjutkan Dhenni Kurnia yang membaca pusi dan dimusikalisasikan Qori dengan judul Langit di Atas Palestin. Disusul kemudian pembacaan puisi oleh Raja Indragiri, Raja Maizir Mit, Katua LAM Riau, Syahrir Abu Bakar, Anggota DPRD Indragiri Hulu, Dodi Irawan, Dr. Husnu Abadi mewakili Rektor Universitas Islam, Hang Kafrawi, SS, M.Hum, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, Danrem 031 Wira Bima, Brigjen Infantri Muhammad Syech Ismed.

Suasana acara sastra Riau, foto ist.
Suasana acara sastra Riau, foto ist.

Menurut pimpinan Imam Panggung Toktan, Aris Abeba, kegiatan ini merupakan yang kesekian kalinya kegiatan baca puisi, bedah buku puisi, pementasan teater, Temu Teater Islam Dunia, dan musikalisasi puisi dan dakwah. Kesenian dan dakwah adalah amanah almarhum H. Ismed Harunsyah (ayah dari Brigjen Infantri Muhammad Syech Ismed). Adapun puisi yang dibacakan Gubernur Riau yaitu Aku dan Covid-19 karya Dhenni Kurnia.

Sementara Danrem membacakan puisi berjudul Aku Tak Berkhianat karya Muhammad Syech Ismed. Sebelum membacakan puisi Danrem mengatakan, “ada terasa gentar karena pembacaan puisi ini disiarkan secara live streaming. Namun saya terinspirasi oleh pembacaan puisi Dhenni Kurnia,” ucap Muhammad Syech Ismed.

Baca juga: Teater di Sawah Padi yang ‘Spektakuler’

Selesai baca puisi Gubernur Syamsuar dan Danrem 931 Wira Bima Muhammad Syech Ismed dilanjutkan mencanting batik Seroja Pekanbaru dan makan siang bersama serta menyaksikan baca puisi virtual dari Dr. dr. Zulheir, Ketua IDI Palembang, Shamsudin Osman/Dinsman, Presiden Seniman PAKSI dari Malaysia, Polman Wilson Manalu; penyair dan teaterawan Sumatera Utara, dan Yassinsalleh BT, Presiden Ziarah Karyawan Nusantara.

Selanjutnya Gubri dan Danrem 031 Wira Bima beserta rombongan diajak Imam Panggung Toktan untuk menyaksikan areal pembuatan Teater Arena. Ide baik ini juga disambut baik Gubernur Riau dan selanjutnya menunggu perencanaan. Teater Arena ini nantinya akan menampilan Monolog Islam se-Dunia dan Opera Riau.

Hadir dalam acara tersebut Raja Yoserizal Zein, Kepala Dinas pendidikan Riau, Drs. Taufik Ikram Jamil, Sekretaris Umum LAM Riau, Hidayat, Ketua Dewan Kesenian Riau, Dr. Hermawan, M. Hum., Dosen STKIP Rokania Rokanhulu Riau, DM Ningsih, Tien Marni, Syafruddin Saleh el Gergaji, Dang Mawar, penyair Riau, dan Pamularisna, M.Pdn, penggerak literasi.

| her/bakaba

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
Next Post

Novel PyMZ: Kisah Heroik Rahmah El Yunusiyah

Lika-liku cerita Etek Amah, demikian perempuan bernama lengkap Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah (1900-1969), sangat hidup dalam novel yang ditulis oleh Sastrawan Khairul Jasmi
Rahmah El Yunusiyah cover buku