Aksi Damai FH UM Sumbar: Tolak Politik Uang Pemilu 2024

redaksi bakaba

“Aksi ini merupakan salah satu bentuk nyata dari proses kampanye program tersebut agar lebih masif dan menjadi role model bagi kampus-kampus lainnya, dan keterlibatan seluruh civitas akademika FH UM Sumbar dalam mengawal pemilu 2024 anti politik uang”,

Aksi Damai Fakultas Hukum UM Sumbar Dukung Pemilu Bersih 2024 dan Tolak Politik Uang foto ist.
Aksi Damai Fakultas Hukum UM Sumbar Dukung Pemilu Bersih 2024 dan Tolak Politik Uang foto ist.

Bukittinggi, 1 Februari 2024 – Dalam upaya mendukung integritas dan transparansi dalam proses demokrasi, Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kampus III (Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat) telah menggelar aksi damai serta menyatakan sikap tegas menentang politik uang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Aksi ini, yang dimulai dengan long march meriah dari Fakultas Hukum UM Sumbar menuju pelataran Jam Gadang sebagai titik kumpul, menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen dalam memastikan Pemilu 2024 berlangsung secara bersih dan jujur.

Aksi Long March FH UM Sumbar, Tolak Politik Uang, foto ist.
Aksi Long March FH UM Sumbar, Tolak Politik Uang, foto ist.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Dr. Wendra Yunaldi, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi damai kawal pemilu 2024 yang digerakkan oleh Lembaga Kajian Hukum dan Korupsi (LuHak Fakultas Hukum UM Sumbar) memiliki tujuan mulia untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai panggung bagi kontestan pemilu yang bebas dari praktik politik uang yang merusak. Aksi ini juga sejalan dengan Rencana Tindak Lanjut Program Kawal Pemilu Bersih (KALIBER) yang digalang oleh Fakultas Hukum UM Sumbar di bawah naungan LuHaK

Baca juga: Wabah Pemilu 2024 Meningkatnya Politik Transaksional

Raju Moh Hazmi, Direktur LuHak Fakultas Hukum UM Sumbar, dalam orasinya menyuarakan keprihatinan akan bahaya politik uang dalam Pemilu yang merusak esensi negara hukum dan demokrasi. Dengan menyoroti implikasi politik uang terhadap keberlangsungan demokrasi, aksi ini juga menghadirkan teatrikal dan pembacaan puisi pergerakan oleh Ridwan, mahasiswa Fakultas Hukum UM Sumbar, yang mencerminkan keprihatinan akan kondisi demokrasi yang terancam oleh praktik politik uang.

Orasi FH UM Sumbar, Tolak Politik Uang, foto ist.
Orasi FH UM Sumbar, Tolak Politik Uang, foto ist.

Aksi ini tidak hanya merupakan ekspresi kepedulian dari masyarakat kampus, tetapi juga menjadi titik awal dalam perjuangan untuk memastikan bahwa Pemilu 2024 menjadi ajang yang bersih dan bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan harapan agar suara-suara ini didengar luas dan perubahan nyata terjadi dalam sistem demokrasi kita, aksi ini menjadi momentum penting yang menandai kesadaran akan pentingnya integritas dan kejujuran dalam setiap proses demokrasi.

Siaran Pers Kordinator Litbang & Humas LuHak Fakultas Hukum UM Sumbar

Next Post

Maxim Padang: Kampanye Amal Berbagi THR untuk Mitra Driver dan Sembako ke Panti Asuhan di Bulan Ramadan 2024

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Maxim Padang, semoga menjadi berkah dan bermanfaat bagi adik-adik di panti asuhan kami.” ujar Rafidah.
Maxim Padang bagi THR, foto ist.