Home > Matrilineal
Gambar oleh Quang Nguyen vinh dari Pixabay

Nagari, Hak Ulayat dan Keadilan Agraria

~ Nurul Firmansyah, SH.,M.Si Masyarakat adat yang umumnya hidup di kawasan pedesaan mengalami pemiskinan akibat ketimpangan distribusi penguasaan agraria. Ketimpangan penguasaan agraria itu adalah persoalan struktural, yang ditopang oleh perangkat politik dan hukum Negara. Dalam konteks tersebut, hukum mengakomodasi konsesi-konsesi skala besar milik elit pemodal, namun lemah dalam melaksanakan perlindungan hak agraria

baca selanjutnya
Saiful Guci Dt. Rajo Sampono - bakaba.co

Sumando dan Malakok dalam Budaya Minang

Oleh Saiful Guci Dt. Rajo Sampono DALAM sebuah diskusi di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, muncul pertanyaan: Apakah lelaki yang di luar suku Minangkabau disebut juga sumando oleh kaum istri? Dan, apakah anak-anak yang ibunya di luar suku Minang bisa dimasukkan ke sistem matrilineal di Minangkabau? Sumando Sumando, dalam bahasa Minang artinya menantu laki-laki. Kata

baca selanjutnya
diskusi Komunitas Kato Balega

DIM Berpotensi Lenyapkan Matrilineal

Oleh : Emeraldy Chatra Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) menjadikan Minangkabau ‘bertampuk’. Dengan ‘tampuk’ itu kekuatan sel-sel Minangkabau akan mudah dikendalikan. Paham matrilineal yang terbukti dapat menjadi benteng bagi orang Minangkabau dalam mempertahankan tanahnya suatu ketika akan hilang. Demikian penggalan diskusi Komunitas Kato Balega, Padang, tadi malam (28/2/2019). Diskusi tiga jam lebih yang mengusung

baca selanjutnya